10.11.2013

Sebenarnya Bukan Bintang

Kalian punya idola nggak? Itutuh, orang yang kalian kagumi. Aku pikir setiap orang selalu punya naluri untuk mengidolakan orang lain. Ini nggak sebatas laki-laki ke perempuan atau perempuan ke laki-laki loh. Ini lebih kepada persoalan mencari sosok untuk diikuti. Ada salah satu temanku yang pernah mengatakan bahwa setiap orang pasti mencari sosok untuk dikagumi dan dijadikan panutan.

Aku juga merasakan hal yang sama. Baik secara sadar atau tidak kita setidaknya mengagumi seseorang dan cenderung ingin meniru orang tersebut. Nah, salah satu permasalahan yang terkadang muncul adalah siapakah sosok yang sebaiknya kita kagumi dan lebih jauh lagi kita jadikan contoh?

Aku beberapa kali mengagumi orang-orang di sekitarku karena merasa mereka orang-orang yang luar biasa. Tapi setelah lama mengenal mereka, ternyata ada kalanya seseorang berubah dan tidak sesuai lagi dengan nilai-nilai yang kita jadikan pegangan. Banyak dari mereka yang--sepertinya--tidak lagi bisa menjadi sosok yang bisa dikagumi dan dijadikan contoh. Ibarat bintang, ketika dilihat dari kejauhan, aku kira itu bintang karena bersinar cukup terang. Tetapi ternyata, hanya benda langit yang memantulkan sinar bintang lain. 


But wait, 

"Mungkin mereka nggak berubah, kita saja yang baru tau sisi lain mereka."

Lalu aku jadi teringat, katanya kalau mau cari idola atau teladan, carilah seseorang yang sudah meninggal. Kok serem? Deh, dengar dulu ya.. Alasannya adalah karena orang yang sudah meninggal dan dikenal dengan akhlak baiknya tidak akan lagi berubah menjadi orang yang tidak baik, berbeda halnya dengan orang yang masih hidup.

Mencari sosok seperti itu adalah perkara mudah, Allah sudah kasih kita satu sosok untuk dicontoh. Kita nggak perlu capek-capek hapalin muka beliau kayak muka idol korea (ada yang bilang orang Korea itu mirip semua, jadi susah dibedain). Beliau adalah Rasulullah SAW. Kalau kita masih mengidolakan manusia apalagi artis korea mungkin kita masih belum cukup kenal rasul kita. Idola yang tidak perlu diragukan lagi akhlaknya, kepemimpinannya, kasih sayangnya, keromantisannya, dan segala kesempurnaan akhlak beliau. :)

Coba deh siapa yag berani tunjukkin idol korea-nya bisa lebih baik dari idola umat islam ini?

Kita mungkin boleh menganggumi seseorang karena sikapnya, prestasinya, bahkan wajahnya atau apapun yang ada pada dirinya. Tapi, tetaplah menjadikan rasul kita orang pertama yg kita kaguni, sekaligus kita ikuti.  :)

Jadi kalau kita masih mengidolakan artis-artis maka bisa jadi kita belum benar-benar mengenal idola kita yang sesungguhnya.

No comments: