8.30.2013

Filosofi Berkemas


Salah satu bagian kecil yang paling saya sukai dalam sebuah perjalanan adalah berkemas.
 Proses berkemas buat saya selalu menarik. Dan ini membutuhkan seni tersendiri. Kita harus memilih mana yang penting dan mana yang kurang penting. Kita belajar memutuskan. Belajar berani meninggalkan dan yakin tidak akan membutuhkan kerika memutuskan, "Yang ini tidak perlu dibawa."

Setiap kali berkemas, saya kerap kali berpikir, "Bagaimana satu tas ini bisa membawa semua yang kita perlukan dengan tetap menyisakan ruang kosong yang lebih banyak."

"Terkadang, saya menjejalkan semua karena menganggap segalanya penting buat saya. Saya kerap kali 'memberatkan perjalanan' dengan membawa yang kurang penting, bahkan tidak penting sama sekali.

Sayangnya, memilih mana yang penting dan kurang penting, tak pernah benar-benar mudah untuk sebagian besar kita.
Life Traveler (Windi Ariestanty) -  Berkemas

Salah satu bagian yang ku sukai dalam buku ini <3

8.26.2013

Bolehkah Tuhan?

Aku meyakini suatu hal, kamu tau itu apa?



Aku yakin siapapun yang berusaha lebih dari orang lain akan mendapatkan apa yang tidak orang lain dapatkan. Going to the extra miles.

Aku meyakini itu. Bahkan, apapun yang aku hadapi sekarang ku yakini sebagai salah satu dari bagian melangkah lebih jauh, untuk mendapatkan dan melihat sesuatu yang tidak orang lain dapat dan lihat.

Terkadang, sesekali ingin rasanya aku ditampar. Aku ingin seseorang menyadarkanku bahwa berjalan lebih jauh bukannya tidak disertai rintangan, bukannya menjadi perjalanan yang mudah. 

Di situasi seperti itulah, sesekali tangisku pecah dan senyumku semakin tipis, nyaris hilang. Dan entahlah, hanya padaMu Tuhan aku bisa benar-benar menumpahkannya. Karena aku yakin, bahkan hanya dengan bahasa air mata pun Engkau sanggup memahamiku.

Tuhan, hari ini, entah mengapa aku tiba-tiba saja merasa berat. Aku merasa sudah berjalan amat jauh tapi belum juga menemukan ujung jalannya. Aku pun belum melihat atau mendapatkan sesuatu. Sedemikian sulitnya kah Tuhan perjalanan ini? Aku harus berusaha seperti apa lagi?

8.22.2013

Telephonobia - Takut Telepon (?)


Aku mau cerita, tentang kebiasaanku. Entahlah orang lain menganggap ini biasa atau nggak, menurutku kurang biasa. Aku orang yang boleh dibilang jarang melakukan aktivitas menelepon lama-lama. Juga sebaliknya, aku pun bukanlah orang yang cukup suka ditelepon. Aku selalu menolak untuk ditelpon berlarut-larut lamanya. Menurutku, itu membuat telinga panas (karena handphone) dan rasanya kurang nyaman.

Tapi ada hal yang aneh akhir-akhir ini, kurang lebih setelah lulus SMA. Semenjak itu, aku jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali menerima telepon sampai hitungan jam. Paling lama sekitar 15 menit, itupun dari orang tua.

Hal anehnya adalah ketika ada panggilan masuk. Entahlah rasanya aku takut untuk mengangkatnya. Rasanya ada rasa khawatir yang menjadi-jadi. Ada apa orang ini menelponku? Terlebih jika nomor tersebut tidak ada di kontak teleponku. Aku pasti berpikir berulang kali untuk mengangkatnya. Malah, terkadang tidak aku angkat sama sekali.

Ternyata, keanehan itu namanya Telephonobia, artinya:

8.21.2013

Perubahan Dalam Hidupku


Tulisan ini dibuat dalam rangka umurku yang sudah menginjak 20 tahun. Uhuk! :D

Berbicara soal umur yang ternyata kian bertambah ini, aku tertarik untuk membahas sedikit mengenai, "What's the biggest change in my life?" untuk sejauh ini. Mmm.. Apa ya perubahan terbesar dalam hidupku sampai saat ini? 

Secara spesifik susah juga dijelaskan how's my life change, yang jelas hidupku berubah. Mungkin dari karakter, aku yang sekarang cukup banyak berubah sih (sepertinya) :D. Hal terdekat saat ini yang bisa menunjukannya adalah, postingan-postingan di blogku. Kalau kalian pernah membacanya dari awal sampai dengan sekarang, maka kalian akan tau bahwa dulu, aku alay. :))

Sudah jadi rahasia umum ya kalau setiap orang pasti melalui fase kehidupan yang satu itu. Dulu.. ya duluuu lah pokoknya blog ini isinya curhat abis! :D Dari persoalan sekolah sampai cerita tentang love yang silly dan menggebu-gebu. Bahkan, ada postingan yang ku buat hanya karena sms tak terbalaskan. :D Dasar anak-anak, labil.

Dari segi bahasa penulisan pun sudah jauh berubah, sekarang sudah lebih tertata dan bisa bercerita dengan lebih runtut dibandingkan dulu awal-awal pindah ke blog ini. Lagi pula, kontennya juga jauh lebih berisi dan lebih panjang.

Waktu itu ketemu sepupu, dia bilang "Ayu berubah ya, sekarang lebih dewasa".

8.18.2013

Buku #YukBerhijab - Ust. felix Siauw



Seperti yang sudah ku janjikan, aku akan menulis mengenai review buku terbaru Ust. Felix #YukBerhijab. Kelihatannya udah mulai banyak yang nggak sabar untuk tau apa isi dari buku ini (kelihatan dari hasil search di blog). So, here we go.. Review versi saya ya :)
Kesan pertamaku terhadap buku ini adalah, "Buku ini pasti ngejleb!". Dan ternyata benar saja dugaanku, setelah dibaca ada banyak hal yang membuka mata, membuka pikiran dan merasuk dalam hati. 

Pertama, dari packaging buku ini sudah cukup menarik sejak awal, karena hampir mirip dengan Buku Udah Putusin Aja yang penuh dengan visualisasi unik khas mba Benefiko yang bikin tampilannya nggak monoton dan membosankan untuk dibaca. Tapii..

Cara Mendownload Lagu di Soundcloud

Suka menjelajah di soundcloud nggak? Ada banyak orang-orang dengan suara emas di sana tapi sayangnya nggak cukup dikenal. Mungkin karena belum dilirik para produser kali ya.. Padahal nih, banyak juga yang sebenarnya suaranya bisa ngalahin suara artis-artis yang udah ada sekarang ini (yang pada lip sinc tuh). 

Nah.. apalagi yang demen sama lagu-lagu cover-an yang dijadiin versi akustik gitu. Souncloud adalah tempat yang benar :). Tapi, kadang kita nggak ngerti gimana caranya nyimpen rekaman lagu yang menarik bagi kita. Sebenarnya, fitur download di soundcloud itu ada, tapi beberapa orang melakukan setting agar hasil uploadan mereka tidak bisa didownload. Biasanya sih yang macem begini adalah mereka yang emang karya-karyanya bagus. Mungkin untuk menghindari pihak-pihak curang yang mau mengkomersilakn karya-karya mereka.

Tapi gimana dong kalau kita pengen banget dengerin suara mereka secara berulang-ulang, kan repot kalau harus online melulu.

8.16.2013

Being Twenty Something

100an kan.. Potong uang kue. Haha terserah aja. Aman aja aku.
Duit ngecat udah cair? :p Yowes kalau ketemu yang cantik. Di salemba cantik-cantik kan?

Seapa ada mencat tuh. Dapat aja lagi nah upah membasuh piring pas hari raya.

Hahaha dasar pemalak. Bentar ye, baru mau hunting.
Ciyusan nda mau ikut milih?

Mir, ini kenapa jadi ngomong di grup mir?
Kamarku saksi bisuu.. :D

Itu adalah cuplikan perbincangan antara mira dan nisa. Kedua teman yang, engg.. cukup lempo. Sesuatu itu ya mereka ini, mau ngasih kejutan dan ngobrolin itu di grup. Tempat dimana aku pun ada di situ, bisa ngeliat pembicaraan itu. =.=a Awalnya, aku nggak ngeh ini orang pada ngomongin apaan, kue, toko kado segala, dan seketika itu juga hening. Aku sadar betapa tidak ahlinya mereka membuat surprise. :D Mungkin mereka melakukannya supaya kejutan ini lebih GREGET, mungkin. Kita positif thingking saja, but wait! You have to know what happen next!

Tweenty something, yah.. something.. Because there is something different in my 20 years old. Apa sih yang benar-benar beda dari pertambahan umur yang sepertinya menjadi rutinitas tiap tahun ini? Ada.

8.14.2013

Jangan Kebanyakan Mantan!

 Hati itu boleh jadi seperti meja makan malam. Ketika di atasnya masih menumpuk piring2 makanan lama, maka kita tidak punya ruang untuk bisa meletakkan piring2 makanan baru yang lebih segar dan lezat.

Maka, seperti itulah hati kita, ketika kita masih menumpuk beban kenangan, beban pikiran masa lalu, atau apapun itu, maka kita tidak punya ruang lagi untuk bisa meletakkan seseorang, sesuatu, kesempatan, atau apapun itu yang baru.

--Tere Lije

Jauh sebelum aku menemukan kata-kata Tere Liye yang satu ini, aku sudah punya konsep 'meja makan' semacam ini. Salah satunya adalah piring kotor berupa kenangan dengan orang yang ramai sekali disebut sebagai mantan. Mantan apalah. Ketika kita memakan satu hidangan, satu piring kotor akan tertinggal. Semakin banyak kita makan, piring kotornya pun semakin banyak. Apalagi, kebanyakan kita hanya makan, lupa mencuci piringnya. Sampai piringnya begitu banyak menumpuk, membuat kita susah payah menyingkirkannya.

8.13.2013

We Change, Friendship Not



Minggu, 11 Agustus 2013 (H+3 lebaran) tampaknya jadi moment yang cukup menarik untuk diingat. Hari ini kami (aku beserta teman-teman SMA) berkumpul dan melakukan aktivitas rutin tahunan kami, menyambangi rumah-rumah teman dan guru-guru SMA. Moment ini sekaligus dijadikan ajang untuk ngumpul-ngumpul. Hari ini agak sedikit berbeda karena personel yang ikut cukup banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Berpisah sekitar 2 tahun membuat pertemuan langka semacam ini jadi ajang yang cukup tepat untuk kembali mengingat cerita-cerita lama.

Ada yang saat ini, untuk ditemui di rumahnya saja ditanya "Sudah buat janji belum?". Ada juga yang mengaku sekarang masih di semester satu karena pindah jurusan. Mmm.. terlepas dari untuk apa sih dia bolak-balik kuliah dari awal lagi ke jurusan yang berbeda, aku berpikir mungkin dia cuma mengikuti passionnya. Dan, it's nice to follow your passion. Nggak peduli apa kata orang, toh yang menjalani hidup kita ya kita sendiri bukan orang lain dengan komentar-komentar mereka.

Ada yang berat badannya nggak berubah sejak dulu kala, naik-turun naik turun, eh kerempeng lagi.

8.01.2013

Home - Soon

Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm

May be surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know

Minjam lirik Home nya Michael Buble sedikit.. Let me go hoooooommmmeeee~ *teriak :))

Setelah sekian lama dihujani pertanyaan orang rumah kapan pulang. Akhirnya, aku bisa bilang aku pulang hari ini. :') Aku sampai terharu. 

Sebelum pulang, beres-beres dulu lah ya..  Barang bawaan mudik kali ini lebih banyak dari biasanya.

ayo tebak apa isinyaaa. :D
 Sebelum pulang, beres-beres kamar juga. Jadi inget sama kaktusku..

Kamu, nggak apa-apa kan aku tinggal?