12.04.2013

Cara Balas Dendam yang Baik

Pernah nggak sih kalian diremehkan oleh seseorang, dianggap kecil, tidak diperhitungkan? Kalau pernah, apa perasaan kalian? Rasanya pasti kesel banget ya.. Trus, apa yang kalian lakukan? Marah-marah? Ngedumel? atau..


atau bahkan..

Hehe.


 Ketika kita menghadapi situasi seperti itu, maka:
Pembalasan terbaik adalah menjadi pribadi yang lebih baik, bukan malah melakukan tindakan-tindakan destruktif. Baik itu terhadap diri sendiri atau orang lain.
Apa maksudnya?

Ketika kita disakiti ataupun tersakiti oleh tindakan-tindakan yang orang lain lakukan maka cara terbaik untuk membalas perlakuan-perlakuan itu adalah menjadi orang yang lebih baik dan terus memperbaiki diri, bukan malah melakukan hal-hal yang cenderung tidak bermanfaat.
 
Contohnya:
Ketika kita dicela, diremehkan, tidak dianggap. Maka cara terbaik untuk membalas perlakuan tersebut bukan dengan marah-marah, apalagi malah merasa down. Jangan. Cara balas dendam yang baik ya dengan menunjukkan kalau kita bisa.. :)


Atau kasus kedua.. misalnya ketika cinta kalian bertepuk sebelah tangan. :D Bukannya malah update status galau di media sosial, curhat kemana-mana, nggak mau makan, merasa nggak bisa hidup tanpa dia, galau berkepanjangan, tapi.. cara balas dendam yang seharusnya adalah..
  • Kalau nilai-nilai akademis kalian masih jelek, ini saatnya kalian perbaiki.
  • Kalau ternyata kalian emang kurang keren, ya lakukan sesuatu supaya keren. :D Mis: menggeluti hobi dan jadi expert di bidang itu, pasti bakalan jadi nilai +
  • Kalau ternyata pendidikan agama masih kurang, ini saatnya kalian mendekatkan diri kepada-Nya. :)
  • Kalau masih nggak bisa masak, saatnya belajar masak.
  • Kalau masih gaptek, ya ini saatnya kalian belajar.
  • Kalau ternyata muka kita yang jelek? (kita? :D) ya saatnya perawatan badan. :) Syukuri dan rawat pemberian Allah.
  • Kalau ternyata semuanya sudah kalian penuhi, ya bisa jadi yang terbaik buat kamu belum tentu dia. Masih disembunyiin Allah. :))

 
Inget! Balas dengan langkah-langkah di atas.. bukan malah nyari gebetan baru, sibuk melakukan maksiat-maksiat lain. Kalau Allah sadarkan kamu dan menghentikan kamu dari perbuatan itu maka Allah mau kita berhenti bukan malah melakukan kesalahan sejenis (lagi). :) Nanti mereka pasti nyesel sudah menyia-nyiakan orang sebaik kamu *tsah* :D.

Nah itu dia cara balas dendam yang bener..

Diinget ya!




4 comments:

Muhammad Riduan Mahdi said... Reply Comment

Keren ka, keren beuuuuuuuud,:D

adreamer said... Reply Comment

Siapa nih yang keren? Kk? :D Makasih-makasih :p

Unknown said... Reply Comment

Halo kak, salam kenal. lagi iseng searching di google eh terhubung sama blognya kaka. inspiratif banget blognya :)

adreamer said... Reply Comment

Halo juga citra, salam kenal juga ya.. Ayu di sini. Senang bisa berbagi inspirasi.. :)