7.02.2011

Waspada Radiasi Ponsel


Sebelumnya mau ngucapin, welcome July.. Walaupun telat! :D Ok, sore ini aku mau share tentang topik yang lagi hangat diberitakan di media. Apaan nyu? Jawabnya adalah Radiasi Ponsel. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO) menyatakan bahaya gelombang elektromagnetik pada ponsel dapat menimbulkan munculnya sel-sel kanker (carcinogen). Hasil radiasi ini mengungkapkan bahwa ponsel mengandung zat seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform. Hal ini terungkap setelah penelitian oleh 31 ilmuwan dari 14 negara.

Nah terus gimana dong? Ponsel memang salah satu kebutuhan yang cukup penting bagi manusia. Tapi, mengingat efek dari radiasi ponsel sebaiknya kita mulai waspada. Bukan berarti kita harus meninggalkan teknologi, karena akan sangat merepotkan ketika kita ingin berkomunikasi dengan orang lain. Menghindari radiasi ponsel pun tidak mungkin, tetapi kita bisa menguranginya. Untuk itu, kita butuh sedikit pengetahuan sambil menunggu perkembangan strategi untuk mengurangi radiasi ponsel.

Makanya, simak beberapa tips di bawah ini, cekidot guys!

1. Pengaturan jarak ponsel
Menjaga jarak tubuh ke ponsel itu penting, gunanya untuk mengurangi radiasi. Caranya, kita bisa menggunakan headset. Tapi ingat! Jangan kelamaan, soalnya menggunakan headset selama 5 jam dalam seminggu bisa berakibat kerusakan permanen pada telinga. Kita juga bisa memaksimalkan fasilitas SMS, dengan begitu kita bisa menjaga jarak ponsel dari tubuh kita. Radiasinya juga lebih kecil loh.

2. Gunakan Speakerphone
Gunanya kita tetap bisa mengatur jarak tubuh dengan ponsel. Tapi hati-hati, menelpon dengan speaker memang sedikit menggaggu keamanan privasi kita. Jadi jangan sering-sering, nggak mau kan kalau banyak yang tau rahasia kita? :)

3. Gunakan Dua Telinga
Ada baiknya ketika menelpon kita memindahkan ponsel dari telinga kiri ke kanan atau sebaliknya secara berulang-ulang. Hal itu untuk membatasi radiasi pada satu sisi kepala yang dikhawatirkan malah meningkatkan risiko tumor otak dan kanker kelenjar ludah pada telinga yang sering digunakan untuk mendengarkan ponsel.

4. Diam
Nah, ketika sedang menerima telepon sebaiknya kita diam. Jangan gunakan ponsel ketika berada di dalam kendaraan yang sedang melaju, karena memicu kekuatan sinyal hingga maksimum. Hindari menerima telepon di ruangan yang sempit, ponsel akan mencari sinyal yang kuat sehingga tingkat radiasi semakin tinggi. Sebaiknya anda menerima telepon di luar ruang atau dalam ruangan yang besar.

5. Jangan Membawa Ponsel di Saku Celana
Material bahan di celana kadang dapat menjadi konduktor yang cepat untuk radiasi, ketimbang reaksi ke bagian kepala.
SMS-an pun nggak boleh sambil memangku ponsel. Khusus untuk laki-laki, hasil studi menemukan kerusakan vitalitas dan motilitas sperma yang meningkat, sedangkan perempuan juga nggak bagus untuk rahim. Sebaiknya simpan ponsel di tas atau kantong khusus.

6. Tunggu Telepon Tersambung
Jika memakai ponsel tanpa handsfree, tunggulah sampai panggilan benar-benar terkoneksi sebelum menaruh ponsel di telinga untuk melakukan pembicaraan, karena saat ponsel terkoneksi, maka sinyal yang dikirim akan sangat kuat. Usahakan menjauhkan ponsel setidaknya 1 inci (2,5 cm) dari tubuh.

7. Kurangi akses internet lewat ponsel
Nah, buat yang sering membuka situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan lain sebagainya melalui ponsel, mulai sekarang kurangi kebiasaan tersebut. Terlalu sering menggunakan internet via ponsel tentu menambah radiasi yang diterima oleh tubuh kita. Kurangi kebiasaan tersebut untuk mengurangi jumlah radiasi yang diterima tubuh kita.
(Wah, untuk yang satu ini susah. Hihi)

8. Jangan Taruh Ponsel di Bawah Bantal
Khususnya para abege-abege nih, saking lengketnya sama ponsel kadang sampai dibawa tidur. (Author juga kok, soalnya sering ketiduran! XD)
Hati-hati! Jangan taruh ponsel di bawah bantal atau di samping kepala kamu ya, bayangin radiasi ponsel yang kamu terima sepanjang malam.
(brb, insyaf)
Oh iya, jauhkan juga dari janin dan bayi karena otak janin dan bayi sangat rentan terhadap radiasi.

Nah, ini yang paling penting, intinya jangan terlalu lama menggunakan ponsel kamu. Jika menelepon jangan terlalu lama, sebaiknya ngomong yang penting-penting aja atau sekedar buat janji untuk ketemuan biar bisa ngobrol panjang lebar. Lebih hemat pulsa kan? Lagian, nggak garing apa ngobrol lama-lama. Pasti sering kan ngalamin kekurangan topik pembicaraan? Manfaatin juga dong fasilitas chat dan jejaring sosial. Lebih banyak orang yang bisa kita temui, cakupannya juga lebih luas. Jadi temen kamu nggak itu-itu aja.

Satu lagi, biasanya ponsel juga alih fungsi jadi alarm. Ingat ya, taruh ponselnya jangan terlalu dekat. Di meja juga bisa kan? Kalau mau tau lebih banyak tentang bahaya radiasi, silahkan googling atau cari video di youtube. Ada banyak kok, mulai dari telur yang jadi mateng, sampe air mendidih.

Nah, sudah tau kan cara untuk mengurangi radiasi ponsel. Share ya ke yang lain, biar pada tau. ;)

(Diambil dari berbagai sumber)

2 comments:

Siti Hariati said... Reply Comment

hadoh ..
Trus ng twit ama ng blognya gmana dong?
Opmin gratisnya kn di ponsel thor! #galau

adreamer said... Reply Comment

haha.. iya nih eonni, kudu dikurangin. yang penting jangan dekat2 sama tubuh kita.