11.30.2013

Kejujuran Itu, 15 Ribu Harganya



Ini kisah nyata yang saya alami beberapa hari lalu. Waktu itu saya sedang membeli makan malam di luar. Di salah sudut tempat makan itu tengah duduk dua orang asing yang sedang asik mengobrol berdua. Saya tidak terlalu paham, karena bahasa yang mereka gunakan bukan bahasa inggris apalagi indonesia. Saya kerap bertemu kedua orang ini, belakangan saya tahu mereka adalah mahasiswa di Fakultas lain.

Sembari menunggu, sesekali saya mendengarkan obrolan mereka meskipun tidak sepatah katapun yang saya pahami. Kebetulan antrian pesanan malam itu cukup panjang sehingga aku harus menunggu lumayan lama. Aku pun tidak melakukan apapun. Kecuali, berdiam diri.

Beberapa menit kemudian, pesanan kedua orang asing ini siap. Selanjutnya tentu transaksi terjadi. Kedua orang asing itu tidak bertanya banyak, yang satu menyiapkan uang satu lembar 100 ribu dan yang satunya lagi dua lembar, 20 ribu dan 5 ribu.

Bagian yang menarik perhatian adalah ketika sang penjual berkata harganya 9 ribu. Kedua orang asing ini tampaknya tidak paham dan berkata "ya ya ya" dan menyerahkan uang mereka begitu saja. Kemudian mereka menunggu. Sepertinya mereka sengaja memberi uang lebih. Ya, mudahnya saja ketika kita tidak tau harganya, beri saja uang lebih nanti jua diberi kembalian, beres.

Mocca - Friend

Special for My Friends :)

 Lyric
* If anyone can fill my world with joy and happiness
And cast away all of my loneliness
Always there beside me when I am down
And never left my face with a frown

Reff:
It’s you! Yes, it is you my friend who can make it all come true
It’s you! Yes, it is true a friend in need is a friend indeed

If anyone can fill my world with joy and happiness
And cast away all of my loneliness
Always there beside me when I am down
And never left my face with a frown

Back to Reff

When you’re around I wrap my self in a pearly smile
When you’re around you light the bulb inside my head
When you’re around I wrap my self in a pearly smile
When you’re around I dance and sway and kiss the ground

Back to *, Reff

When you’re around I wrap my self in a pearly smile
When you’re around you light the bulb inside my head
When you’re around I wrap my self in a pearly smile
When you’re around I laugh and sing out strong and loud



Bagi saya, sahabat adalah seseorang dimana saat dengannya, kita jadi diri sendiri. :)

Marry Your Daughter Versi Syar'i

Setelah waktu itu saya pernah sharing sebuah video animasi mengharukan di SINI, yaitu sebuah lagu berjudul Marry Your Daughter. Kali ini muncul lagi versi lain dari video ini yaitu versi syar'i nya. Lucu deeeeeh :D Cekidot!


Ada-ada aja ya? :) But why is it so cute? :D

11.24.2013

Who should be blamed?


Who should be blamed when a leaf falls from a tree?

Is it the wind that blew it away? or
Is it the tree that let it go? or
Is it the leaf who grew tired holding on?

Life unfolds a lot of misunderstandings
Everyday, every moment.

It's up to us to: solve it, leave it, or live with it.

11.23.2013

Lihat yang Terdekat


source
Pernah nggak kalian mengalami suatu kejadian mencari sesuatu barang yang hilang, namun setelah dicari berjam-jam, berhari-hari ke segala penjuru, tetap saja barang tersebut tidak kunjung kalian temukan. Sebut saja misalnya kaos kaki, flash disk, atau kacamata (seperti saya), yang ketika dicari-cari tidak ketemu, namun, betapa menyebalkannya ketika tidak dicari barang-barang tersebut malah menampakkan dirinya.

Pernah mengalaminya?
 
Mungkin, benda-benda semacam ini dapat bertransformasi menjadi bentuk lain, misalkan saja kebahagiaan, atau apapun itu. Ketika kita mencari-carinya, sibuk melihat ke sekeliling, kita justru tidak melihat sesuatu yang letaknya lebih dekat lagi, sesuatu yang ada pada diri kita sendiri. Bisa jadi, kaos kaki itu sedang kita pakai, flash disk itu sedang kita kantongi dan kacamata itu sedang terselip di atas kepala kita. Bisa jadi. Tapi, kita tidak pernah meyadari benda-benda itu ada. Kita justru lebih fokus ke sekitar dan merasa keberadaan benda itu tidak ada.

Begitulah. Ada banyak hal-hal yang sebenarnya sudah  kita miliki, tapi tidak pernah kita sadari.

Maka sadarilah.. dan sukurilah..

11.17.2013

Saat Menyukai Seseorang

Bismillahirrahmanirrahim..

Jika segala sesuatu terjadi bukan karena kebetulan semata, maka sungguh ajaib kehidupan ini. Terlebih sang pengatur 'ketidak-kebetulan' banyak hal, betapa 'keren'-nya sampai bisa mengatur kehidupan bermilyar-milyar orang. Jangankan segitu banyak, kita yang harus mengatur diri sendiri saja kadang masih kesulitan. Subhanallah, Dia itu ya.. ^^

Begitu pula beberapa hal yang terjadi pada saya belakangan ini. Bukan sesuatu yang spesial mungkin bagi beberapa orang, namun bagi saya sepertinya lewat kejadian demi kejadian itulah saya diberi jawaban atas apa yang saya pertanyakan. Mungkin belum menuju jawaban akhir, tapi saya diperlihatkan bahwa ada banyak jalan yang bisa ditempuh.

Termasuk terakhir kali saat saya membaca tweet dari akun mba @pewski, tentang menyukai seseorang. Sejak saya kebingungan, sampai akhirnya menemukan akun mba yang satu ini dan membaca tulisan-tulisannya, pastilah itu bukan sebuah kebetulan. Barangkali, lewat situ lah jawaban diberikan. Yah, jadi ketahuan deh ini bingung soal apa. Hehe. Tidak juga, itung-itung dapat ilmu dan pencerahan baru. :]

#MenyukaiSeseorang adalah hak siapapun. Tapi menghargai yg disukai dgn mengizinkannya bebenah diri adalah pilihan wajib :)
#MenyukaiSeseorang tidak memberimu alasan apapun untuk merusak dirinya, walaupun hanya sekedar sentuh-sentuh :)

 #MenyukaiSeseorang tidak membuatmu leluasa untuk mengobral kata cinta tanpa makna yg penting dia suka :)

11.16.2013

Cinta Sejati Itu Melepaskan

Kau tahu, hakikat cinta adalah melepaskan. Semakin sejati ia, semakin tulus kau melepaskannya. Percayalah, jika memang itu cinta sejati kau, tidak peduli aral melintang, ia akan kembali sendiri padamu. Banyak sekali pecinta di dunia ini yang melupakan kebijaksanaan sesederhana itu. Malah sebaliknya, berbual bilang cinta, namun dia menggenggamnya erat-erat.
- Tere Liye, novel ‘Eliana’

Ada seseorang yang mengajariku satu hal, bahwa cinta sejati itu rela melepaskan, tidak memaksa, dan mengikhlaskannya. Sungguh sebuah pelajaran yang berharga.
"Kita lihat saja nanti, saya masih meyakini bahwa jodoh itu tak kemana." begitu katanya.
Ini adalah kisah seorang pria yang telah mencintai wanita 5 tahun lamanya. Bahkan, bisa jadi lebih. Awalnya amat keras kemauannya, amat teguh hatinya untuk memiliki wanita tersebut. Tapi, hal-hal yang telah ia lakukan tidak lantas membuat wanita yang dia sukai itu tersentuh. Sampai akhirnya ia mengatakan kalimat di atas.

 "Saya tidak akan lagi memaksa."

Jika dengan melepas akan membuat orang yang dia cinta bahagia, maka biarkanlah ia melepaskannya. Jika bukan dengan aku dia bahagia, maka tak apa, selama dia bahagia. Itu yang ku tangkap dari kata-katanya. Maka benarlah hakikat cinta yang sebenarnya adalah melepaskan, sebuah kebijaksanaan yang sederhana namun butuh keikhlasan yang luar biasa besarnya.

Sepenggal pengalaman itu mengingatkanku bahwa sekali lagi hidup itu harus mengikhlaskan, menyeimbangkan antara yang datang dan pergi. Juga mengigatkan bahwa sejatinya cinta adalah tulus, tidak menuntut balas, rela berkorban dan berani melepaskan.

Dan saya pun tidak akan memaksa lagi. Kalau memang datang, datanglah.. Jika ingin pergi, pergilah.. :)


[Draft on November 11th 2013].